Minggu, 11 Oktober 2015

MONYET DAN KURA- KURA DI WADUK LADONGI

        Pada suatu hari hiduplah sepasang sahabat yaitu monyet dan kura-kura,keduanya bermaksud untuk memetik mangga dikebun karena memang lagi musim mangga." Hai kura-kura mari kita pergi petik mangga dibendungan dekat kebunnya pak La Bongkoloko,waktu itu belum ditimbun seperti sekarang karena pembuatan waduk dan masih banyak ditumbuhi pohon mangga yang berbuah lebat.
        "Biar nanti aku yang panjat sedangkan kau cukup memunggut saja dibawah kata monyet, o iyo baiklah kalau begitu jawab kura-kura. Singkat cerita akhirnya keduanya pergi memetik mangga tidak lupa mereka membawa kerangjang yang besar untuk menyimpan mangga hasil petikannya.
       Setibanya mereka ditempat mangga tampa berpikir panjang lagi monyet langsung memanjat pohon mangga. "Oh ternyata mangganya sudah banyak yang masak lalu monyet mulai memetik dan lasung memakannya tampa memperdulikan kura-kura yang menunggu dibawah. Monyet terus memetik satu persatu dan hanya menjatuhkan bijinya saja. Sementara kura-kura dibawah tidak diberikan satupun mangga yang masak. Hai monyet kasikan pi juga yang masak masak ko makan sendiri kata kura-kura. Tunggu pi dahulu sa ada lagi makan! kata monyet. Nanti pi sa kenyang dulu baru sa kasiko sisanya. Ato komakan pi dahulu bijinya masih bisa jiko jilat-jilat, masih ada rasa manis-manisnya kok,kikiki..... jawab monyet dari atas pohon sambil mentertawakan si kura-kura, nanti pi ko manjat sendiri baru komakan juga banyak-banyak kikiki....sampai kanpan juga ko bisa manjat sambung monyet lagi dan terus menghina kura-kura.
       Betapa sakit hatinya kura-kura dalam hatinya dan timbul keinginan untuk membalas perbuatan monyat.Ahkirnya kenyang juga monyet makan mangga yang masak sedangkan kura-kura belum merasaka manisnya mangga macam yang lagi ranun. iyo ko monyet nanti juga pembalasan lebih kejam dari perbuatan kata kura-kura dalam hati.
      Karena sudah berasa kenyang dan tidak satupun mangga masak yang tersisa mulai monyet menggoncang pohon mangga dengan sekuat-kuatnya sambil melompat kesana-kemari di atas pohon.Tidak terasa banyak sekali mangga yang jatuh tapi semuanya masih mentah akhirnya kura-kura memunggut dengan cepat lalu memasukan kedalam keranjang hingga penuh.Lalu diam-diam kura-kura masuk kedakam keranjang bersembunyi disela-sela mangga didalam keranjang dan tidak tampak sedikitpun dari luar.
         Tidak lama kemudian menyet baru menyadari mangga diatas pohon sudah hampir habis,lalu dia bertanya..." kura-kura sudah penuh keranjangmu!! tapi tidak ada jawaban lalu monyet mengulangi lagi pertanyaanya namun tetap saja tidak ada jawaban, akhinya dianpun turun.Apa yang terjadi ternyata kura-kura tidak ada dibawah hanya ada mangga dalam keranjang yang sudah terisi penuh dan sisanya yang masih berserakan dibawah dan tidak muat lagi dalam keranjang.
         Monyet berusaha mencari kura-kura sambil memanggil-manggil "Hai monyet dimanako apa ko sudah dimakan monyetkah eh maksudku dimakan seta`kah!! iih takuuut tidak ada yang goya`-goya disini barangkali ko sudah di maka seta. Akhirnya monyet pergi meninggalkan pohon mangga karena hari sudah semakin gelap dengan menjunjung keranjang yang berisi mangga sendirian. Setibanya dirumah monyet menyimpan mangga tinggi di atas loteng dengan alasan tidak ada yang meminta atau mengambil mangganya jika masak nanti.
         Tiga hari kemudian mangganya masak dan monyet yang sudah keluar dari dalam keranjang menikmati sendiri mangga yang masak. Semuanya dimakan kecuali kulit dan bijinya sampai-sampai dia sakit perut dan berak encer ditempat alias mencret,sehingga mencretnya meluber hingga kebawah dan meleleh pada dinding rumahnya. Kura-kura sendiri sudah tidak bisa jalan dia demam akibat kebanyakan makan mangga.
         Akhirnya monyet pulang dari jalan-jalan karena ingat dengan mangganya, setibanya dirumah rumah betapa kagetnya dia bau mangga sangat menyengat bahkan airnya sampai menetes dari atas loteng dan juga mengenai dinding. Saking rakusnya monyet dia berteriak kegirangan dan lalu berkata" aha aku akan makan mangga sendirian biar setetespun airnya  ta`kan kubiarkan lewat serta merta menjilati dinding basah yang perkiraanya air buah mangga yang kelewat masak.Dalam hatinya dia berkata kok mangga ini terasa agak pahit dan busuk-busuk sedikit seperta bau tai!.He barangkali karena kelewat masak saja katanya lagi serta merta bergegas keatas untuk melihat aslinya.
        Betapa kagetnya dia setiba diatas menemukan kura-kura yang sudah di perkirakan mati dimakan setan ternyata ada di samping keranjang sambil merintih kesakitan.Lalu monyet bertanya kenapo ko ada disini monyet ko lagi bikin apa,ini monyet asli ato hantunya katanya lagi karena penasaran.'
         "Aduuuuuh aku sakit perut kacian karena kebanyakan makan mangga sampai ta` bera-bera kasian tolongpi kocarikan sa obat di apotik resky dekat pasar ladongi!!. Apa katamu! jadi yang mencret sampai meluber kebawah ini kamu to!. "Iyo kasian jawab kura-kura.
     Tidaaaaaaaaak!!!! monyet berteriak sampai-sampai telinganya keluar asap karena tidak menyangka air warna kuning yang dia jilat ternyata mencretnya si kura-kura."Pokono sekarang ko harus ambil mangga lagi  dan kau yang manjat kata monyet."Tapi aku masih sakit tidak bisa ka`manjat jawab kura-kura.Pokono tidak ada istilah ko harus manjat kata monyet sambil menahan amarah,
            Karena ancaman dan amarah kura-kura  yang tidak terima mangganya di habiskan dan bahkan dia sudah melakukan tindakan yang memalikan yaitu menjilat mencretnya kura-kura akhirnya akhirnya si kura-kura bersedia untuk manjat mangga lagi.Tapi bagaimana caranya aku jalan kata kura-kura sementara aku masih sakit perut!. Yo nantipi sa yang dengek ko kata monyet karena sudah tidak sabaran ingin cepat-cepat membalas perbuatan kura-kura, dan segera menggendong monyet kebendungan tempat mangga.
          Setibanya di pohon mangga monyet menyuruh kura-kura segera memanjat pohon sambil berkata, ayo kura-kura panjat pohonya turunkan semua dan jangan ada lagi yang ko sisakan !." Tapi sa tidak bisa manjat belum pernah ka`manjat nanti sa jatuh kasian jawab kura-kura mencari-cari lasan.Dengan terpaksa monyet membantu kura-kura memanjat dengan cara menggendongnya keatas lalu turun kembali untuk memunggut hasinya.
            Kura-kura tidak serta - merta memetik dan menjatuhkan mangga tapi dia juga makan yang masak dulu lalu menjatuhkan bijinya. " Hai kura-kura awas jangan ko makan, capat jatuhkan teriak monyet dari bawah, satuji kune sa makan, sedankan ko sendiri makan banyak sa tidak marah jawab kura-kura.Karena masih sakit kura-kura tidak kuat menggoncang pohon mangga sehingga yang jatuhpun sedikit ditambah lagi memang buahnya sudah kurang. Sementara dibawah monyet memunggut mangga sambil berpikir akan segera melakukan hal yang sama seperti apa yang dilakunkan kura-kura. Setelah dirasa cukup banyak monyet juga masuk bersembunnyi didalam keranjang diantara tumpukan mangga,tapi sayang badannya tidak benar-benar sembunyi basih sebagian pantatnya kelihatan karena keranjang tidak penuh selain tubuh monyet lebih besar dari kura-kura.
           Kura-kura juga pura-pura bertanya dari atas "hai monyet sudah penuhkah!! tapi tidak ada sahutan,diapun turun.Setibanya dibawah dia menahan tawanya melihat monyet bersembunyi dalam keranjang masih kelihatan kabuli-bulino dalam hatinya dia berkata bodonya ini la kera kikiki....sambil tertawa karena geli ,lalu diapun berteriak-teriak pura-pura memangil." Oooo monyet dimanako apa dimakan seta, kaloko dimakan setan biarmi jawabnya sendiri.Betapa sakit hatinya monyet mendengar kata kura-kura tapi dia diam saja. Kura-kura jongkok disamping keranjang pura-pura berpikir bagai mana caranya membawa pulang akhirnya timbul idenya untuk mempermainkan monyet dulu dengan cara meghitung mangganya dengan menusuk-nusuk dengan ranting,satu,dua,tiga empat lima dan pada hitungan kelima dia tidak lupa juga menusuk pantat monyet, he e e mangga apa ini dia goyang-goyang seperti kabuli bulino ayam kata kura-kura sambil terus menghitung sesekali tidak lupa menusuk pantatnya monyet dan lagi berkata ini kok ada mangga aneh dua kecil-kecil ada tangkainya berbulu,sebenarnya monyet marah sekali dipermainkan seperti itu, namun dia terpaksa diam saja karena tidak mau ketahuan.
            "Aduuuuh sa tidah bisa pikul sendirian lebih baik sa tarik saja kata kura-kura serta mengikat keranjang dengan rotan lalu menariknya,Kura-kura menarik keranjang ke jalan yang bergelombang agar terjadi benturan,jalan yang berbatu-batu dan juga tanah yang becek sehingga muka monyet yang ada di bagian bawah menjadi sangat kotor bahkan bonyok tertumbuk batu, dapat di bayangkan bagaimana perasaan monyet,"ah sa mau bawa dikali dulu mau cuci ini mangga kotor sekali katanya lagi dan monyet semakin was-was apa lagi yang mau dilakukan kura-kura.Setibanya dikali monyet lalu mencelupkan keranjang kedalam air agak lama-lama segingga monyet tidak kuat lagi menahan napas akhirnya bersin- bersin," he mangga apa pula ini kok bisa bersin kata kura-kura sambil menahan tawanya dalam hati dan diapuni memperhati dua mangga aneh yang bentuknya berbeda dengan yang lain he ini ada mangga kecil-kecil dua warnanya agak abu-abu kikiki kura-kura tidak kuat lagi menahan tawannya melihat barang milik monyet yang dikatakan mangga kecil.Setelah puas mengerjain monyat manggapun diangkat dan diletakan dipinggir kali sambil mencari-cari ide permainan apa lagi yang dilakukan."Aha supaya tidak dicuri orang sa isikan semut merah alias semut rang-rang diatasnya kalo ada orang mendekat biar digigit katanya,betapa kagetnya monyet membayangkan kabuli - bulino yang kelihatan pastilah akan digigit semut yang terkenal ganas itu. Setelah diisi semut keranjang  bukan lagi goyang tapi sudah bergoncang bagaikan terkena gempa namun monyet masih coba bertahan daripada melompat keluar menanggung malu. Puas dengan itu kura-kurapun masih ingin memberikan pelajaran lain kepada monyet yang selama ini memang sangat rakus dan dan licik selalu membodohi kura-kura.
           Akhirnya kura-kura menemukan satu ide lagi untuk memberi pelajaran kepada monyet yaitu dengan cara menaikan keranjang diatas para-para pemanggangan kopra milik petani lalu mengasapi dari bawah,betapa perih rasa matanya monyet. Kalau direndam diladam air dan digigit semut merah masih bisa ditahan sekaliput pantatnya yang digigit ,tapi ini sudah tidak ampun lagi dansudah tidak bisa ditahan lagi sekalipun harus menanggung malu terpaksa monyet keluar dari dalam keranjang dan melompat kebawah.Namun sial dia terjatuh tepat diatas kotoran sapi yang sengaja dipasang oleh kura-kura yang sudah memperkirakan kali ini monyet pasti tidak akan bertahan.
           Hey.....dari manako monyet balepotan begitu badan penuh kotoran sapi,kaukah ini atau rohmu karena satauku na ko sudah dimakan setan! kata monyet pura-pura tidak tahu keberadaan monyet.Tai ngongomu na kotauji sa tinggal didalam keranjang,na ko sengaja rendam ka`ko isi pantatku semut merah nagigit ka buli-buluku sekarang ko asapi`ka lagi luar biasa kejamu kura-kura. Tidak kasin itu sa rendam maksudnya biar bersih,diisi semut maksudnya biar tidak ada yang curi sedangkan diasap maksudnya biar cepat masak gitu loh..!!.Ah alasanmu ji itu la lura-kura na sa tau kodendam dengan saya awas memangna kata monyet sambil mengancam lalu pergi kekali untuk mandi karena badannya bau penuh tai sapi.Kura- kura sudak tidak tahan lagi untuk tertawa sepeninggalan monyet kura-kura tertawa terpingkal-pingkal sampai sakit perut.
download
"telah diceritakan di kelas 8a smpn 1 ladongi"
Tunggu kelanjutan cerita ini pada lain kesempatan
Oleh GN MANAHAN